Namun, ketimbang hanya melarang, Mantan Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini menyarankan regulator ikut menerbitkan uang digital sendiri.
"Yang bisa dilakukan, dia (BI) create sesuatu yang bisa dimonitor, saya tidak tahu cryptocurrency-nya dalam bentuk apa, tapi ini harus dilakukan," terangnya.Ia pun mengapresiasi langkah dari BI yang saat ini sedang mengkaji mata uang digital. Hal itu, menurutnya perlu, karena ke depan, dunia akan masuk ke era uang digital.
Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) mengestimasi kajian mata uang digital bank sentral (Central Bank Digital Currency/CBDC) yang dimulai tahun ini, baru akan rampung pada 2020 mendatang.Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Onny Widjanarko menjelaskan, BI sebenarnya telah melirik CBDC sejak 2017 dengan melakukan riset terhadap standar (benchmark) yang telah diterapkan oleh bank sentral negara-negara lain di dunia. (agi)
sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180205191208-78-274006/chatib-basri-sebut-transaksi-bitcoin-tak-bisa-dilarang